Penghormatan Terakhir, PBNU Gelar Salat Jenazah dan Baca Tahlil untuk KH Amiruddin Nahrawi

Editor: Naufal Ardiansyah

2 Februari 2024 08:36 2 Feb 2024 08:36

Thumbnail Penghormatan Terakhir, PBNU Gelar Salat Jenazah dan Baca Tahlil untuk KH Amiruddin Nahrawi Watermark Ketik
Salat Jenazah untuk KH Amiruddin Nahrawi (Cak Amir) di Aula Kantor PBNU. (Foto: Naufal/Ketik.co.id)

KETIK, JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar salat jenazah dan pembacaan tahlil untuk Almarhum KH Amiruddin Nahrawi di Aula Kantor PBNU Jakarta usai salat Jumat, (2/2024).

Tahlil yang dipimpin langsung oleh Habib Lutfi dari PBNU diikuti pengurus dan jamaah serta simpatisan. Turut hadir pula puluhan pegawai dari PT Pupuk Sriwidjaya (PUSRI).

KH Cholil Nafis yang mewakili Ketua Umum PBNU mengatakan bahwa KH Amiruddin Nahrawi atau yang akrab disapa Cak Amir meninggal dunia pada hari Jumat dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB di RS Gatot Subroto.

"Orang yang wafat hari jumat adalah orang baik. Tanda-tanda husnul khotimah salah satunya adalah meninggal di hari jumat," kata Kiai Nafis.

Foto KH Cholil Nafis mewakili PBNU melepas dan memberikan penghormatan terakhir sebelum KH Amiruddin Nahrawi diberangkatkan ke pemakaman. (Foto: Naufal/Ketik.co.id)KH Cholil Nafis mewakili PBNU melepas dan memberikan penghormatan terakhir sebelum KH Amiruddin Nahrawi diberangkatkan ke pemakaman. (Foto: Naufal/Ketik.co.id)

Ia menyebutkan bahwa Cak Amir ketika meninggal dunia masih mengemban amanah sebagai Ketua PWNU Sumsel. Dia juga Komisaris Independen PT Pusri.

"Kita doakan min ahlil khoir. Kita menyaksikan beliau orang baik. Kita menjadi saksi. Beliau mengabdi kepada masyarakat melalui Nahdlatul Ulama," tuturnya.

Foto Penghormatan terakhir kepada KH Amiruddin Nahrawi di PBNU.Penghormatan terakhir kepada KH Amiruddin Nahrawi di PBNU.

"Saya mewakili PBNU merasa kehilangan pahlawan dan pejuang NU terutama di luar Jawa. Kita adakan tahlil rutin sampai hari ketujuh di kantor PBNU," imbuhnya.

KH Amiruddin Nahrawi Ketua PWNU Sumsel meninggal dunia di usia 63 tahun. Putera asli Madura itu sejak muda merantau dan sukses di Palembang hingga menjadi tokoh masyarakat. 

PBNU memberikan penghormatan terakhir kepada KH Amiruddin Nahrawi dan menghantarkan ke TPU Gandaria Selatan, Jakarta untuk dimakamkan. (*)

Tombol Google News

Tags:

Kh amiruddin nahrawi Cak amir Ketua PWNU Sumsel PBNU Salat jenazah