Ruko Aneka Seblak Kebakaran, Pemadaman Api 2,5 Jam Gara-Gara Mesin Truk Rusak

30 Maret 2025 06:00 30 Mar 2025 06:00

Thumbnail Ruko Aneka Seblak Kebakaran, Pemadaman Api 2,5 Jam Gara-Gara Mesin Truk Rusak Watermark Ketik
Kondisi ruko penjual seblak seusai dilalap si jago merah di Jember, Jawa Timur. (Istimewa/ Damkar)

KETIK, JEMBER – Bangunan ruko berlantai dua dengan luas kurang lebih 6x12 meter, mengalami musibah kebakaran sekitar pukul 01.02 WIB, Minggu (30/3/2025) dini hari. 

Bangunan ruko yang menjual Aneka Seblak milik Wildan Fahmi Hernawan itu, mengalami kebakaran diduga akibat korsleting listrik (arus listrik pendek, red).

Dari kejadian kebakaran bangunan ruko yang beralamat di Jalan Ikan Paus Raya, RT 04/RW 06 Lingkungan Mrapa, Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur itu.

Diketahui Petugas Damkar dan Penyelamatan Jember sempat mengalami kesulitan saat proses memadamkan api. Pasalnya dua armada truk damkar yang digunakan untuk memadamkan api, sempat mengalami error mesin. 

Sehingga proses pemadaman api membutuhkan waktu lama. Karena harus menunggu armada truk damkar lainnya untuk datang membantu. Beruntung tidak ada korban dalam musibah kebakaran ini, namun kerugian sementara ini ditaksir ratusan juta rupiah.

"Dari kejadian kebakaran ruko itu, kami terpaksa membutuhkan waktu lama untuk memadamkan api. Kurang lebih 2-2,5 jam, karena saat kami datang ke lokasi kejadian. Bagian mesin Juwen (Joint, red) truk pemadam mengalami error. Padahal bagian mesin itu yang dipakai untuk menyemprotkan air," kata Anggota Regu A Damkar dan Penyelamatan Hary Aksarawan saat dikonfirmasi sejumlah wartawan usai pemadaman api kebakaran.

Dengan kendala tersebut, lanjutnya, anggota damkar di lokasi kejadian berkoordinasi dengan Pos Damkar terdekat.

"Datang truk damkar dari Mako Pemkab Jember, tapi juga ada kendala. Akhirnya kita koordinasi dengan posko terdekat. Datang lagi dua truk pemadam, dari Posko Rambipuji dan Kalisat," ucapnya.

Dari proses pemadaman api tersebut, kata Hary, terpaksa membutuhkan waktu lama. 

"Ya karena kendala kerusakan mesin itu. Jadi penggerak mesin truk untuk roda itu error, yang juga dipakai untuk menyemprot air. Juga ada kendala saat padamkan api kebakaran, karena bangunan ruko sebelah tidak bisa dibuka. Jadi asap kebakaran di dalam bangunan tidak bisa keluar. Jadi asap itu di dalam bangunan. Sedangkan alat Breathing Asparatus kami juga tidak punya," ungkapnya.

"Untuk proses pemadaman api semestinya paling lama satu jam. Ini sampai molor 2,5 jam. Beruntung tidak ada korban, kerugian hanya materi. Ditaksir ratusan juta rupiah," sambungnya.

Lebih lanjut Hary menambahkan, terkait penyebab kebakaran diduga dari adanya arus pendek di dalam bangunan ruko tersebut.

"Informasi dari pemilik toko, sebenarnya itu dari siang sampai sore itu sudah ada bau-bau kayak (seperti, red) kabel terbakar. Tapi saat dicari itu tidak ketemu dan akhirnya sampai malam dini hari ini terjadi kebakaran. Untuk jumlah personel yang dikerahkan ada 25 orang, dan empat truk pemadam," tandasnya. (*) 

Tombol Google News

Tags:

Jember kebakaran ruko seblak DAMKAR terkendala peralatan Mesin truk rusak