Gempa M 7,8 Guncang Turki, 3 WNI Jadi Korban Luka

Jurnalis: S. Widodo
Editor: Rudi

6 Februari 2023 08:59 6 Feb 2023 08:59

Thumbnail Gempa M 7,8 Guncang Turki, 3 WNI Jadi Korban Luka Watermark Ketik
Warga menghampiri gedung yang runtuh setelah gempa . (Foto: Istimewa)

KETIK, SURABAYA – Gempa dengan magnitudo 7,8 mengguncang wilayah Turki dan menewaskan puluhan orang. KBRI Ankara menyatakan tak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban tewas akibat gempa.

Duta Besar RI untuk Turki, Lalu M Iqbal, mengatakan gempa itu berpusat di wilayah selatan Turki dan terjadi pukul 04.17 waktu setempat. Dia mengatakan ada dua gempa susulan yang terjadi.

"Telah terjadi gempa bumi M 7,4 di selatan Turki (Provinsi Kahramanmaras, Gaziantep, Osmaniye) pada pukul 04.17 waktu setempat (08.17 WIB). Pusat gempa di provinsi Kahramanmaras (kurang lebih 600 km sebelah tenggara Ankara). Disusul dua gempa lanjutan M 6,4 dan M 6,5 di Provinsi Gaziantep (kurang lebih 700 km sebelah tenggara Ankara)," ujar Lalu M Iqbal kepada wartawan, Senin (6/2/2023).

Dia mengatakan ada 51 orang yang menjadi korban jiwa dan ratusan lainnya terluka akibat gempa. Iqbal juga menyebut gempa tersebut menyebabkan sejumlah bangunan runtuh.

Dia mengatakan KBRI Ankara juga telah berkoordinasi dengan otoritas lokal. Iqbal mengatakan tidak ada informasi WNI yang menjadi korban tewas.

"KBRI Ankara telah berkoordinasi dengan otoritas lokal di daerah tersebut, Satgas Perlindungan WNI, dan PPI di sekitar lokasi. Sejauh ini tidak ada WNI yang menjadi korban meninggal dunia. 

Sejumlah WNI di Kahramanmaras harus meninggalkan apartemen karena mengalami kerusakan parah. KBRI Ankara sedang mengupayakan rumah penampungan sementara sambil menunggu penanganan dari otoritas setempat," ujarnya.

Iqbal mengatakan ada tiga orang WNI yang menjadi korban luka. Ketiga WNI itu telah dirujuk ke rumah sakit.

"Tiga orang WNI mengalami luka, satu orang di Kahramanmaras dan dua orang Hatay, dan saat ini sudah dirujuk ke rumah sakit terdekat," ujarnya. (*)

Tags:

Turki gempa 3 WNI luka