Pantau Karhutla di Sumsel, Kapolda Rachmad Ungkap Penyebab Utamanya
1 Oktober 2023 11:26 1 Okt 2023 11:26


Hal itu diungkapkan, Kapolda Sumsel Irjen. Pol. A. Rachmad Wibowo, usai melakukan pengecekan dan pemantauan langsung bersama Dansatgas Karhutla Sumsel, Dandrem 044/Gapo Brigjen TNI M. Naudi Nurdika.
"Tadi pagi saya bersama Danrem 044/Gapo memantau situasi kebakaran lahan di Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Kabupaten Ogan Ilir," katanha melalui pesan WhatsApp, Minggu (1/10/2023).
Dia menyebut, banyak titik api di rute yang dilewati sesuai pantauan satelit BRIN, terutama di daerah Tulung Selapan, Jungkal dan Tanjung Raja.
"Dari beberapa kali patroli udara yang kami laksanakan, diyakini bahwa kebakaran ini disebabkan oleh peladang yang membuka lahan dengan cara membakar," imbuhnya.
Rachmad menjelaskan, cara yang dilakukan masyarakat dengan membakar untuk membuka lahan itu, dapat berdampak buruk bagi masyarkat luas. Perbuatan itu bisa membuat orang lain menderita iritasi mata, infeksi saluran pernapasan dengan gejala sesak napas dan batuk, serta bisa berakibat kematian bagi penderita penyakit tertentu.
"Arah angin yang cenderung datang dari arah Tenggara menuju Barat laut, membawa asap dari Ogan Komering Ilir dan Ogan Ilir ke arah kota Palembang yang berpenduduk 1.7 juta jiwa," terang Rachmad.
Titik api di Sumsel
Rachmad juga menyebutkan, ada beberapa kendala yang dihadapi petugas di lapangan. Seperti sulitnya akses jalan untuk mencapai lokasi api, minimnya peralatan serta ketersediaan air. Karena itu Pemerintah Daerah Ogan Komering Ilir dan Ogan Ilir telah mengalokasikan anggaran guna memenuhi keterbatasan ini.
"Sebesar apapun biaya yang dikeluarkan dan seberat apapun upaya pemadaman yang dilakukan, tidak akan ada artinya bilamana masyarakat masih membuka lahan dengan cara membakar," tegas Rahmad.
Rachmad juga menegaskan, bahwa perusahaan pemegang HGU (Hak Guna Usaha) dan HTI (Hutan Tanaman Industri ) agar bertanggung jawab atas api yang berada di dalam maupun di sekitar lahan mereka.
"Dinas pertanian, perkebunan dan kehutanan perlu turun untuk lakukan pengecekan kesiapan regu pemadam kebakaran milik perusahaan pemegang HGU dan HTI," tandasnya.(*)

Tags:
Karhutla bencana karhutla sumsel bencana kabut asap Kabut asapBaca Juga:
PBHI Soroti Rekam Jejak Calon Dewas KPK dari Unsur HakimBaca Juga:
Pelatih Tinju Reino Barack Kabarkan Syahrini Hamil Anak PertamaBaca Juga:
Kisah Sedih Kiky Saputri, Baru Alami Keguguran dan Operasi Pengangkatan Ovarium KiriBaca Juga:
Akibat Dituduh Buzzer Politik, Kiky Saputri Trauma Terima Tawaran Pekerjaan dari ParpolBaca Juga:
Pemkab Jember Terbitkan Akta Kelahiran untuk Apresiasi Bayi PancasilaBerita Lainnya oleh Bubun Kurniadi

26 Maret 2025 23:31
Bukan Hanya Tugas, TMMD di Palembang Sejahterakan Rakyat Cari Keberkahan

5 Maret 2025 02:30
Sebut Gubernur Herman Deru Petarung, Mentan Optimistis Sumsel Naik Jadi Juara Produksi Beras Terbesar Lampaui Jawa

26 Februari 2025 22:39
Wujudkan Pengelolaan Hutan Berkelanjutan, UPTD KPH Wilayah II Susun Dokumen RPHJP

19 Februari 2025 22:30
Antisipasi Karhutla di Sumsel, Begini Upaya Dilakukan Mabes TNI dan Lanal Palembang

14 Februari 2025 17:41
Kuasa Hukum Terdakwa Chairil Ubaidi Pertanyakan Selisih Barang Bukti

4 Februari 2025 20:31
Pemerintah Tutup Keran Ekspor, 50 Pengusaha Sawit di Sumsel Menjerit

Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
