Puluhan Tersangka Curanmor Diringkus Polresta Bandung, Salah Satunya WN Malaysia

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

22 Mei 2024 19:53 22 Mei 2024 19:53

Thumbnail Puluhan Tersangka Curanmor Diringkus Polresta Bandung, Salah Satunya WN Malaysia Watermark Ketik
Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo saat konferensi pers Operasi Jaran, di Mapolresta Bandung, Rabu (22/5/24).(Foto: Iwa/Ketik.co.id)

KETIK, BANDUNG – Dalam kurun waktu 10 hari, Polresta Bandung meringkus puluhan tersangka pencurian dengan kekerasan dan pemberatan kendaraan bermotor roda dua. Tak hanya tersangka, polisi juga mengamankan puluhan kendaraan roda dua hasil curian.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan tersangka dan barang bukti hasil curian ini diamankan sejak digelarnya Operasi Kejahatan Kendaraan (Jaran) Lodaya 2024 pada 11 sampai 20 Mei 2024.

"Alhamdulillah, Polresta Bandung bisa menempati urutan pertama dari seluruh polres yang ada di Jawa Barat. Dalam kaitan jumlah tersangka maupun barang bukti yang berhasil diamankan," kata Kapolresta Bandung saat konferensi pers di Mapolresta Bandung, Rabu (22/5/2024).

"Jumlah tersangka yang diamankan 23 orang. Di mana 22 WNI, dan satu adalah WNA Malaysia. Motor yang bisa diamankan sebanyak 35 kendaraan," sambung Kapolresta.

Kombes Pol Kusworo menjelaskan para pelaku ini bervariasi saat melakukan aksinya, di mana ada yang melakukan pencurian dengan pemberatan dan kekerasan.

"Untuk ancaman hukuman 7 tahun pidana. Ada ancaman 12 tahun untuk 365 untuk pencurian dengan kekerasan. Ada juga barang buktinya yang dari penadahan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara," tandas Kusworo.

Ia mengatakan  masyarakat yang menjadi korban sudah dipanggil untuk diserahterimakan motornya. "Bagi yang kami hubungi dan belum bisa mengambil hari ini, kami akan antarkan ke rumahnya, delivery," ujarnya.

Terkait tersangka WNA, Kusworo mengatakan tersangka asal Malaysia tidak ada unsur pemberatan, karena tidak merusak dan bukan kategori pencurian dengan kekerasan.

Sebab modusnya, ketika yang bersangkutan berboncengan dengan temannya, kemudian temannya ini ke toilet di wilayah Banjaran, motornya korban kuncinya menancap.

"Kemudian dibawa kabur oleh tersangka dan dijual untuk mendapatkan keuntungan pribadinya," pungkas Kapolresta Bandung.(*)

Tags:

POLRESTA BANDUNG KAPOLRESTA BANDUNG operasi jaran Curanmor