Aston Sidoarjo Libatkan Penyandang Disabilitas Membuat Batik Ciprat

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Irwansyah

6 Maret 2023 19:27 6 Mar 2023 19:27

Thumbnail Aston Sidoarjo Libatkan Penyandang Disabilitas Membuat Batik Ciprat Watermark Ketik
Para penyandang disabilitas terlihat antusias membuat batik ciprat. (Foto: Dok Aston Sidoarjo)

KETIK, SIDOARJO – Dalam rangka memfasilitasi dan memberdayakan kelompok disabilitas di bidang kewirausahaan dan ketenagakerjaan, ASTON Sidoarjo City Hotel bersama D-LINK Project mengadakan pelatihan Batik Ciprat yang diikuti 7 penyandang disabilitas beserta 7 pendamping.

Kegiatan ini dilaksanakan di Kayana Restaurant pada 3 dan 4 Maret 2023. Melalui kegiatan ini, para peserta membuktikan bahwa keterbatasan fisik tidak menjadi hambatan untuk terus berkarya. 

Peserta yang mengikuti kelas Batik Ciprat ini merupakan penyandang disabilitas yang memiliki keterbatasan sensorik, fisik, intelektual dan disabilitas mental. 

Dalam pembuatannya, batik ciprat ini membutuhkan beberapa proses. Pertama melapisi kain dengan cairan lilin berwarna. Kemudian tunggu kain hingga kering. Lalu baru bisa mencipratkan cairan lilin dengan menggunakan kuas dan lidi.

"Dengan mencipratkan larutan lilin ke lembaran kain katun, peserta lebih mudah untuk meluapkan kreativitasnya. Terutama bagi penyandang disabilitas mental, mereka dapat meluapkan emosinya melalui Batik Ciprat ini,” ujar Edy Cahyono, pendiri Yayasan Rumah Kinasih. 

Salah satu peserta pelatihan, Made mengungkapkan ketertarikannya selama mengikuti pelatihan ini. Pengalaman ini merupakan hal baru baginya.

"Ini pengalaman baru bagi saya, seru dan bisa jadi inspirasi buat berkreasi selanjutnya,” kata Made.

Kegiatan ini bertujuan dapat menjadi wadah para penyandang disabilitas untuk menciptakan ladang usaha dan meluapkan potensi kreativitas yang dimiliki.

Program D-Link Project termasuk menjadi 25 proposal terbaik dan mendapatkan pembiayaan penuh melalui pemerintah Australia melalui skema hibah Alumni Grant Scheme / 2022 AGS Round 02 yang diadministrasikan oleh Australia Award Indonesia atau AAI.  

"Terkait kegiatan pelatihan batik ciprat ini, dengan harapan kita bisa membangun kemandirian kawan-kawan disabilitas melalui kegiatan sosial seperti ini,” ujar Abdul Majid selaku anggota Australia Global Alumni. (*)

Tags:

Penyandang Disabilitas kerajinan kewirausahaan Batik Ciprat Aston Sidoarjo