KETIK, MALANG – Keputusan Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat untuk menyerahkan surat pengunduran dirinya disambut baik oleh relawan Nawak Mbois. Para relawan tersebut langsung menjalankan program tebus murah sembako kepada masyarakat Kota Malang.
Agma Ekanova, salah satu relawan Nawak Mbois menjelaskan, kegiatan tersebut sebagai tindak lanjut dari deklarasi dukungan relawan terhadap Wahyu Hidayat. Masyarakat diberikan kupon untuk menebus murah sembako dengan harga Rp10.000 saja.
Terdapat 100 paket sembako yang disebar di setiap titik di masing-masing kecamatan. Dengan harga Rp10.000 itu masyarakat mendapatkan dua jenis sembako mulai dari gula, beras, dan juga minyak goreng.
"Warga yang diberikan kupon akan menebus dengan harga Rp10.000 kemudian akan mendapatkan paket sembako. Kalau bisa dikira-kira, biasanya per titik ada 100 paket sembako yang biasa dibutuhkan masyarakat pada umumnya," ujar Agma, Rabu (17/7/2024).
Sembako tersebut didapatkan relawan dari hasil swadaya dan tanpa adanya arahan dari Wahyu Hidayat. Bahkan relawanlah yang mendorong Wahyu Hidayat agar bersedia maju dalam Pilkada 2024.
"Enggak k ada arahan dari Pak Wahyu Hidayat. Untuk dananya kita kolektif gotong royong dan dijual di masyarakat dengan harga murah. Ini semua dimulai dari deklarasi dan semuanya adalah organik dari seluruh elemen yang tergabung di Relawan Nawak Mbois," tuturnya.
Wahyu Hidayat dinilai sebagai figur yang tepat untuk memimpin Kota Malang. Tak hanya latar belakang pendidikan yang sesuai, Wahyu juga merupakan Kera Ngalam yang mengerti segala permasalahan di Kota Malang.
Hal tersebut yang menjadi salah satu dorongan relawan untuk aktif mengenalkan sosok Wahyu Hidayat kepada masyarakat secara luas. Usai pasar murah, para relawan akan terus melakukan program lain yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Nanti program seperti apa kita koordinasikan dengan tim pemenangan, akan kita koordinasikan kembali. Nanti kegiatannya apa, itu nanti tapi pasti berlanjut. Bisa menyesuaikan dan tergantung koordinasi," tutupnya.(*)
Resmi Mundur, Relawan Wahyu Hidayat Langsung Sebar Sembako Murah
17 Juli 2024 12:16 17 Jul 2024 12:16



Tags:
Relawan Nawak Mbois Pasar Murah Wahyu Hidayat Kota Malang Pilkada Kota MalangBaca Juga:
Berhadiah Hewan Ternak, Turnamen Bola Voli Desa Bangilan Sukses Tarik Animo WargaBaca Juga:
Sabina Altynbekova, Pevoli Kazakhstan yang Viral karena Kecantikannya Tampil di Proliga 2025 bersama Yogya FalconsBaca Juga:
Ajak Generasi Muda Bangkitkan Olahraga Voli, Ini Upaya yang Dilakukan Kapolres MalangBaca Juga:
Jakarta Electric PLN Hajar Pospsivo Polwal di Final Four Proliga 2024Baca Juga:
Jakarta Electric PLN Libas Bandung BJB Tandamata 3-2 di Proliga 2024Berita Lainnya oleh Lutfia Indah

3 April 2025 20:00
Serunya Membaca Tulisan Neneng Rosdiyana, Perempuan Tani Pengambil Alih 'Marxisme Indonesia'

3 April 2025 19:00
Anti Boros! Berikut Tips Mengelola THR dengan Bijak

3 April 2025 16:00
Aktif di Linkedin, Anies Baswedan Bagikan 3 Cara Memilih Karir

3 April 2025 12:00
Mengenal Micromanagement, Gaya Kepemimpinan Atasan yang Tidak Disukai Gen Z!

2 April 2025 15:30
Tak Hanya Kayutangan Heritage, Pemerataan Pembangunan Kampung Tematik Jadi Sorotan

2 April 2025 09:00
Fakta Unik Kucing, Dianggap Hewan Suci di Zaman Mesir Kuno

Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
