KETIK, PEMALANG – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) perintahkan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro untuk mengevaluasi kinerja pendamping PKH (Program Keluarga Harapan). Evaluasi ini dimaksudkan agar kinerja para pendamping PKH lebih baik lagi.
Perihal itu disampaikan Menteri Sosial (Mensos) saat sambutan di acara penyerahan bantuan kepada korban pohon tumbang di Pendopo Bupati Pemalang, Jawa Tengah, Sabtu 5 April 2025.
“Saya minta Pak Bupati untuk ikut mengevaluasi kinerja dari pendamping PKH," ucap Gus Ipul.
Ucapan itu disampaikan Gus Ipul karena saat kunjungan kerjanya (Kunker) ada dua orang pendamping PKH yang mangkir tanpa keterangan.
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro saat diwawancara terkait permintaan Kemensos usai acara penyerahan santunan kepada korban pohon tumbang (Foto: Slamet/Ketik.co.id)
"Tanyakan yang kedua itu, mau berhenti atau terus? Kalau mau berhenti lapor ke Pak Bupati biar diganti yang lain," katanya.
Menurut Mensos, banyak yang ingin menjadi pendamping PKH. Oleh karena itu, pihaknya membuat catatan merah untuk kedua pendamping PKH yang mangkir itu.
"Pak Dinsos mana. Tolong dicek ya dua nama itu. Terima kasih," perintahnya kepada Kepala Dinsos Pemalang, Mu'minun.
Berdasarkan laporan koordinator pendamping PKH Kabupaten Pemalang saat menyampaikan ke Mensos, dua orang pendamping PKH itu untuk wilayah Kecamatan Petarukan dan Randudongkal.
Sementara Bupati Anom saat diwawancara mengatakan akan update evaluasi ke semua pendamping PKH karena sesuai permintaan dari Kemensos.
"Evaluasinya ya pastinya sesuai arahan kementerian sosial terkait kinerja, kegiatan di lapangan, dan lain lain gitu," pungkasnya.(*)